Tv SHARP gejala mati protek dan cara membuka pusat protek


TV SHARP MATI PROTEK


Pekerjaan servis tv kali ini cukup melelahkan dan sekaligus membahagiakan, fenomena ini menjadi cambuk buat pribados selaku Penulis dan Tuser untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama apalagi ini pengalaman pertama mengutak-atik tv SHARP yang tersohor dengan sistem protek kualitas jempolan. Walau sering servis Tv SHARP kebanyakan yang bermasalah part Ic Vertikal, Transistor H out, Tuner, Yoke Defleksi, FBT, STR Regulator dan Tr. RGB, Vcc 5V tr C1815/A1015 dan lain-lain.
Kisahnya begini: bermula dari cerita teman bahwa tetangganya punya Tv yang nggak bisa hidup hanya lampu mata kucingnya aja yang nyala, ok. lah saya menyanggupi untuk hadir ke TKP ! Setelah kami datang ke tempat yang dituju ternyata di sambut gembira oleh tuan rumah dan tanpa ditanya beliau langsung mengeluarkan keluh kesahnya, maklumlah seorang ibu sang pemilik tersangka yaitu Tv SHARP WONDER 20W20 dengan gejala bisa start, muncul raster sebentar lalu protek.
Sharpwondr
Selanjutnya sayapun mencoba untuk menyidik si tersangka dan mencari tahu apa gerangan yang terjadi. Pertama tentu saja harus di buka dulu penutup belakang kemudian merayunya dengan menyolder semua blok yang di curigai dari Vertikal, Horisontal dan Neng Icy yang selalu Singel namun tanpa membawa hasil apalagi semua part terlihat mulus.. Kemudian dengan sedikit menggertak coba angkat jumper 223 dekat pin 64 ternyata Tv mau nyala dan bersuara, dengan berbekal info itu maka pribados meneruskan penyidikan pada kerabatnya sebagai saksi yang meringankan.
Dengan menggunakan alat pendeteksi kebohongan yaitu AVO meter, satu persatu membuka dioda-dioda sensor protek pun di mulai dan saya awali dengan membuka sensor tegangan Ic Vertikal D502 di teruskan sensor tegangan Ic

Audio D503, D504 lalu sensor tegangan Vcc

5V D752, sensor tegangan 8V D609, sensor tegangan ABL D606, sensor tegangan 185V D613 dan sampailah pada sensor tegangan Heater D614 atau biasa di kenal dengan X-ray

Protection, Tv tetap bungkam seperti awal pemeriksaan. Waakh.., sampai di sini semangat jadi mulai turun karena tips dari Pujangga Elektronik kang Aisy Romadona belum juga membuahkan hasil yang di harapkan, termenung beberapa lama sambil membolak-balik halaman Data Sheet yang ada di buku besar Eyang Gugel serta menghisap rongkok dan menyeruput kopi. tapi tak jua di ketemukan kasus yang sedang saya dalami ini.

Rupanya masalah ini menjadi teka-teki yang harus segera di pecahkan bagi pribados, lama berpikir muncul rasa penasaran dengan jumper 223 sebagai Protek Utama dan hubungannya dengan dioda-dioda sensor D502, D503, D504, D752, D606, D609, D613 dan D614, setelah di telusuri ternyata semua dioda sensor bermuara pada Q603 transistor smd. Barulah ada titik terang kembali, apabila mencabut R613 10kΩ sama hal nya dengan mengangkat jumper 223, baiknya tes dengan membuka dioda zener D607 22V Tv bisa hidup lalu ukur tegangan ada 17v, lalu pasang kembali zener dan langsung ganti tr smd tes ulang hasilnya 30 menit Tv bisa nyala normal, karena merasa sudah berhasil menemukan biangkereknya maka Tv pun di tutup. Tapii... saat coba di Onkan lagi Tv nya kembali Protek .
Sebetulnya ibu pemilik tv sudah tertawa girang karena Tv sudah bisa di tonton lagi bahkan anak-anaknya mulai rebutan remot karena ingin sekali nonton acara favoritnya tapi semuanya kembali lemas..,termasuk yang nyervisnya juga he..he.. Sampai terlontar secara spontan dari mulut si ibu.,, mungkin alat yang kayak kutu kampret itu bang..yang nggak kuat kali..? Ya mungkin aja bu, saya mau kasi yang gedean dach. jawab pribados sambil lirik-lirik bangke mesin tv Sharp yang sudah acak adul. Maka sebagai gantinya di pasang transistor C1815, Tv pun kembali nyala,
Di sinilah kesalahan yang bermakna karena penasaran dengan rangkaian sistem Protektor, iseng mau tahu berapa volt di titik D610/RJ12 ternyata ada 12v alaa.. m@k ! mendadak Tv yang sedang nyala langsung jadi protek lagi tapi itu belum pribados sadari lalu Onkan Tv dan normal kembali, nah.., sekarang ketika sedang asyiknya nonton/tes sekitar 10 menitan tiba-tiba layar berkedip 2 x walau lampu led masih nyala hijau Tv langsung protek, lampu led pun merah lagi. Terpaksalah ubek lagi sekitar Q603, kedapatan dioda D607 short dikit di ukur pakai Ohm meter selektor 10k karena tidak ada stok DZ 22V jadinya di ganti dengan DZ 33V karena mengacu pada D610 pakai DZ 24v yang memonitor tegangan 12v lalu Onkan Tv dan normal lagi, berhubung masih penasaran saat Tv hidup cek tegangan di titik C603 1u/50v, pas ujung probe merah AVO meter menyentuh titik positif elko terdengar bunyi pelan tek-tek layar berkedip 2 x pula langsung protek lagi. Akibatnya kali ini setiap di Onkan selalu mati protek yaa seperti awal pertama datang.
Ternyata apabila D610 yang di ukur D607 jadi korban dan begitu juga sebaliknya kalau yang di ukur D607 maka D610 langsung short, mungkin area protek ini sangat sensitif jadi saat hendak di ukur tegangan yang ada pada ke 2 dioda zener akan mengalami sedikit penurunan voltase sehingga membuat Protektor aktif. Akhirnya tanpa membuang waktu D607, D610 ganti dengan DZ 33v dan transistor C1815 di ganti dengan type sama dan sekarang setelah di tes ulang lebih dari satu setengah jam Tv di hidupkan tidak mengalami gangguan lagi. Coba on-off kan berkali-kali sudah tidak protek.
Daftar part aktif
  • Transistor H out D2586
  • Ic Vertikal TDA8357J
  • Ic EEPROM 24C04
  • Ic Tone LA7016
  • Ic suara TDA7056A
  • Single Ic TDA9381PS/N1/150312
  • FBT F0194 PEN1-SA
  • YOKE 6150Z-1011Y

Tv POLYTRON layar gelap di sertai suara denging panjang


Tv POLYTRON 14 inc Jadul gejalanya layar gelap disertai suara denging.


Sudah seringkali menangani servisan dengan kerusakan yang sama, kali ini tv POLYTRON SUMO 14 in jadul type tidak di ketahui karena stiker robek mempunyai gejala layar gelap gulita disertai suara denging berkepanjangan..
Setelah membuka tutup belakangan tampak mesin sudah kotor dan berantakan maklumlah tv ini sudah tua umurnya dan mungkin juga mengalami beberapa kali reparasi terbukti blok regulator sudah tidak asli lagi yang diganti dengan blok regulator gantung dari toko elektronik .
Bila mendapati tv bisa start tapi layar gelap dan terdengar suara denging panjang biasanya ada part ada bagian horisontal ada yang jebol, entah itu dari transistor h out, fbt, kapasitor damper atau yoke defleksi. Khusus untuk tv POLYTRON/DIGITEC jadul punya gejala klasik penyebabnya ada pada 3 bantalan karet yang basah dan mengakibatkan korosi/karat pada gulungan kawat email yang tentu saja efeknya fatal buat Yoke itu sendiri.
Bantal yoke
Melihat bantalan Yoke sudah basah dan kotor lalu coba ukur secara induksi dengan Ohmmeter selektor 10k pada bantalan karet warna hitam, jarum meter langsung melesat naik yang artinya bantalan karet sudah tidak layak pakai, dan langsung membuangnya. Lalu lepas modul Matrix RGB, Centring CRT dan Yoke Defleksi.
Nggaa yoke
Sudah jelas terlihat efek dari bantalan Yoke yang basah tadi dan telah menghanguskan gulungan kawat email, kondisi seperti itu tidaklah mungkin untuk bisa di reparasi lagi dan satu-satunya cara yaitu harus menggantinya dengan Yoke baru.
Kemudian pemeriksaan di alihkan ke penguat horisontal, cek transistor h out ternyata kondisinya sudah short, cek kapasitor damper C420 8n2j/2kv ~> OK dan secara kebetulan sekali, bapak yang punya tv ada ready stock entah dari mana? Maka dengan mudahnya melakukan pergantian Yoke dan transistor h out sekaligus, tapi sebelumnya melakukan resolder di blok vertikal dan horisontal lalu coba tes tegangan pada B+115vdc ~> OK, cek pada titik basis transistor h out ada sekitar 1,5vac.
Setelah selesai pemasangan Yoke dan transistor h out kemudian onkan dan tv pun bisa hidup, selang 15 detik keluar raster polos dominan warna hijau dengan garis-garis blangking putih dari atas sampai bawah
Lagi-lagi ganti part modul Matrix RGB satu blok sekaligus untuk menyingkat waktu karena kalau mencari kerusakan part yang benar-benar rusak maka akan banyak memakan waktu dan akhirnya tinggal tes ulang..
Kali ini layar sudah mulai ramah walau tampak kehijauan tapi tidak ada lagi garis-garis blangking putih memenuhi seluruh layar kemudian coba putar bolak-balik secara perlahan trimpot Screen FBT hasilnya raster bisa gelap dan terang, coba tekan tombol Menu di panel tv untuk mengecek display/OSD sekalian mengatur kualitas raster/gambar di layar serta mengecilkan kuat arus warna hijau pada trimpot G out di modul Matrix RGB supaya raster benar-benar uniform.
Seting raster sudah beres, tinggal menyisakan satu pekerjaan lagi yaitu ada garis hitam horisontal di bagian atas dan garis-garis tipis di bawah layar, apabila di cermati ternyata center vertikalnya yang tidak normal, dan untuk melihat reaksi V-CENT digeserlah S401 swicth V ke kiri atau kanan maka raster menjadi simetris artinya garis hitam horisontal antara atas dan bawah sama tebalnya kemudian melakukan adjustmen V-SIZE pada RT402 trimpot 101 akhirnya raster sudah full..dan gambar pun 99% OK . Tumben panggilan servis tv kali ini terasa ringan dan cepat beres karena stok part sudah tersedia semuanya tinggal mengeksekusi, biarin aja dapat upah kerja doang..tapi tak apalah karena masih ada yang menunggu di tempat lain lagi dan langsung chabouut..
Daftar part aktif :
  1. Ic Program ZILOG 2642 HB1-00-03
  2. Tr.hout D1877
  3. Ic Osilator TDA8362B
  4. Ic Vertikal TDA3653C
  5. Tr. Reg D1887
  6. Tuner TECC7989VA24T
  7. Yoke DSE-1422IL
  8. FBT FCM-14A032
  9. Ic suara TDA2003A
  10. Tr. RGB F422

Tv LG gejala raster gelap dengan garis-garis tipis horisontal 3 warna merah, hijau dan biru

Menurut info dari Empunya tv, awal dinyalakan gambar normal, suara ok, tapi ada garis-garis tipis horisontal 3 warna yaitu merah, hijau dan biru yang bertahan sekitar 3 menitan, lalu berubah menjadi raster hijau polos bergaris buku kemudian gelap berkepanjangan.
Untuk memastikan agar lebih yakin maka saya pun mengulang kembali kronologi gejala gangguan tv LG SOUNDMAX PLUS model CF-20G60, tv kembali dinyalakan.
3garis
Setelah mendapat gambaran dari hasil survei, mulailah mengeluarkan peralatan tempur dan buka tv. Pekerjaan pertama melakukan solder ulang semua mulai dari Ic singel, bagian Vertikal, Horisontal dan Regulator, tidak luput juga di Matrix Out RGB. Itu semua sudah merupakan rutinitas awal sebagai TUSER TV, setelah pekerjaan perdana beres kemudian nyalakan tv lagi eeh.. malah menjadi gelap doangan. Dengan sabar menunggu dan lumayan lama, akhirnya muncul juga raster hijau dengan garis buku lalu berubah gelap lagi disertai 3 warna garis tipis horintal dan 5 menit kemudian keluar gambar bahkan gambarnyapun sekarang menjadi berkedip terus menerus seperti kedipan layar monitor komputer saat di shoot kameramen stasiun tv.
3garis biru
Sempat terpikir kalau fbt error ? haah... masa.. sih fbt bisa error? seperti ic memory aja, mungkin karena seringnya mencoba tv di matikan kemudian di nyalakan lagi layar tetap gelap lalu melakukan action pada trimpot Screen FBT di putar naik-turun ternyata gambar cepat muncul walau masih berkedip dan trimpot screen coba naikan lagi sedikit hingga kecerahan melebihi ambang batas sampai tampak kelihatan garis blangking merah dan rastepun dominan merah pula maka gambarpun tidak berkedip lagi..walau menjadi tipis dan berkabut, trial gain matikan tv lalu onkan lagi langsung gambar keluar hanya saja jadi tidak nyaman di mata bila hendak menonton. Merasa tak puas hati dan tidak ingin berlama-lama dalam kegalauan, langsung joss bae lah.. ganti part yang dicurigai: elko B+ C820 220u/160v ternyata sudah lemah, elko RGB +185v C444 4,7u/250v, Ic301 Vertikal, C304 100u/50v (ada sedikit kotoran pada lubang kawat polaritas positif), C443 & C446 470u/25v dan Ic 901 Out RGB di babat semua tanpa ampun !
Setelah mengganti part ala serabutan dan memeriksa ulang polaritas elko-elko yang tadi, karena bila salah pasang kutub elko pastinya bisa meledak dan mengeluar bunyi sangat keras (mirip bunyi mercon). Saatnya tes hasil kerja dan tancaap steker,,, broer langsung dech byaarrr layar nyala tanpa cacat, sekarang gambarpun terlihat cling..

Tv China dengan gejala Kerusakan tidak bisa Simpan Gambar

Tv Cina tidak bisa menyimpan program di search manual atau auto

Bermula dari keinginan anak-anak ingin mengisi liburan sekolah ke rumah neneknya di Bekasi, sampai di sana sudah ada beberapa tv yang teronggok menunggu di dandanin yang sebenarnya job pamannya anak-anak yang belum sempat di uprek saking kebanjiran kerjaan. Yaah..daripada bengong doang di rumah orangtua mendingan bantuin garap itu tv supaya dapat sekedar rokok mah pasti di kasih laah...
Tersebutlah tv VOTRE 14 Inc dengan gangguan tidak bisa di progam secara Manual maupun Auto apalagi dengan Fine Tuning, awal di nyalakan layar Blueback saja dengan OSD normal hanya saja saat dalam proses pemrogaman nampak raster noise salju terlihat kepyur dan setelah masuk band UHF serta pas di titik frekwensi canel tertentu terlìhat ada getaran gambar tipis yang tidak singkron alias melintir ke kiri dan kanan kemudian menghilang tanpa bekas yang tentunya tidak tersimpan maka jadinya tak ada canel yang tertangkap sama sekali.

TV ini
menggunakan
  • Ic croma
    LA76810A
  • Ic program
    LC863532
  • Ic vertikal
    LA78141
  • Crt bekas Monitor
  • Di lengkapi sirkit OW
Melihat gejala yang ada jelas sekali kalau rangkaian IF tidak bekerja karena di tandai dengan adanya raster salju tipis dan sangat cerah

Yang agak mengherankan dan jadi salah analisa yaitu adanya layar Bluebak dan saat hendak di scan untuk mencari siaran tiba-tiba dari layar Blueback menjadi raster gelap ataukah memang tv ini tidak bisa scan program ?
Aah...daripada bingung dan menjadi lama gara-gara memikirkan penyebab gangguan tv, mendingan solder dulu seperti biasanya dan sekalian memeriksa elko B+, elko 180v serta ganti elko Vcc 24v & elko Vcc 16v di Out Regulator yang memang sudah kembung.
Onkan tv jreng..jreng.. layar Blueback kemudian buka menu dan masuk ke bagian program maka kembali raster pun gelap, hmm..rupanya tv ini belum mau merespon dari rencana A, lalu cek tegangan ABL, AFC, heater dan RGB yes..normal semua !
Cek tegangan B+ pada Tuner ada 5v, Sda & Scl juga 5v , naah..Agc kok cuma 2v yah ? Menurut Analisa Saya (meniru bahasanya Sentilan-Sentilun) biasanya tegangan Agc harus ada 4v.
Penasasan dengan tegangan Agc tuner yang 50% terkorup maka jalur Agc di amputasi tapi tegangan Agc setornya tetap 50% lagi..sambung kembali jalur Agc Tuner yang di potong tadi, mungkin ic croma mau menguji kesabaran pribados nih, beralih ke pengecekan pin Vcc mulai dari pin8 = 5v, pin18 = 8v, pin25 = 5v, pin 31 = 5v, pin 43 = 5v wuiih..sudah tersuply dengan baik !
Rencana B mulai di lancarkan masuk menu program dan Scan otomatis sekalian survei tegangan, ceuck.ceuck..tegangan VT bisa berselancar di band VL, VH, UHF dan Agc pun normal jadi 4v
Tapi setelah proses Search Auto, kembali tegangan Agc nongkrong di 2v baik di pin Agc tuner maupun di pin4 Ic croma. Gak mau kalah melawan penyakit tv dan tetap menjaga semangat, soalnya amunisi tempur pun lengkap langsung saja ganti Ic LA 78610A dan hasilnya sungguh luar binasa..podo wae kang ! tetap nihiil
Rencana A gagal, rencana B amblas dan sekarang pakai jurus rencana C : ganti Spul Osilator berupa kotak putih type 6019 untuk sementara pakai Search Manual dan langsung mulai start dari band UHF saja supaya dapat dengan cepat mengetahui hasilnya, ternyata betul sekarang sudah ada penampakan semut-semut mulai banyak berkeliaran kesana kemari, gambarpun selayang pandang di iringi warna walau belum bisa tersimpan. Coba tes Search dengan Fine Tuning he..he..si VITRON mulai menunjukan belangnya siaran sudah mau di simpan, untuk memastikan jika tv ini mulai membaik maka tambahkan 2 canel lagi dan kini sudah bisa berdamai.
3 Siaran sudah tersimpan walau dalam posisi Fine Tuning, mungkin butuh suntikan moril supaya bisa di Search Manual maupun Auto maka pribados pasangkan kapasitor keramik 60pf paralel dengan kapasitor Spul Osilator lakukan ulang Search Manual di canel 4 karena canel 1,2 dan 3 sudah ada penghuninya eeeh.. siaran nggak terjaring.
Kemudian ganti posisi kaki kapasitor 60pf pasang di kapasitor Spul Osilator yang sejajar dengan pin 49 sedangkan kaki yang satunya lagi ke ground, langsung dech Search Manual lagi Ups..siaran bisa di lock dan coba tambah satu siaran lagi di canel 5 Good Job, waktunya uji coba pakai Auto Search karena sudah yakin terbukti bisa di Manualkan maka siaran pun muncul minta di absen satu-satu dan sekarang sudah hadir semua duduk manis di bangkunya masing-masing, matikan tv kemudian hidupkan lagi ha..ha.. si VITRON sudah bisa mentas kembali, secara kebetulan datang pamannya anak-anak serta melihat tv yang sedang beraksi langsung nyengir kuda karena garapan yang belum sempat di apa-apakan sekarang sudah bisa di tonton lagi.

TV POLYTRON : gangguan vertikal, gambar bawah hitam setebal 5 cm

Pertama kali di ketahui kerusakan Tv Polytron 21 inci, Minimax Zeppelin model MX5265 dalam kondisi mati di sertai bunyi denging berkepanjangan saat tv dinyalakan sebentar dan dipastikan ada part yang short/konslet, kemungkinan bunyi denging tersebut berasal dari bagian horisontal.

Setelah penutup tv di buka, pengecekan perdana langsung pada transistor H OUT yang memang sudah dalam keadaan terkapar lalu transistor tersebut di cabut . pemeriksaan di lanjutkan ke D515 dioda B+115v beserta C528 elko 220u/160v dan ternyata masih "ok" lantas tes tegangan pada titik B+  ada 115vdc terus tes di titik kolektor tr. h out ada 115vdc juga di titik basis pun ada sekitar 4vac. Blok
Regulator dan Horisontal drive di rasa aman untuk sementara waktu, maka pertukaran pemainpun di lakukan dengan T801 ST1803DHI dan tv pun sekarang sudah bisa nyala lagi, timbul tulisan   POLYTRON & display canel langsung pasang antena serta gambar pun tampak normal.

Saat di amati dari depan ternyata logo stasiun tv nyundul keatas hampir tidak kelihatan & tulisan runnig teks/tulisan kaki yang ada dibawah terangkat ketengah layar jadi artinya gambar naik keatas dan menyisakan raster bagian bawah gelap setebal 5cm secara horisontal (ganggauan V-CENT = data sheet program ) padahal saat di lihat dengan kaca cermin tampak normal ...he..he. maklumlah cermin yang di pakai ukurannya kecil untuk praktek nyervis .
Kembali perburuan lagi,cek satu-satu semua elko pada bagian vertikal hasilnya ternyata ok. lakukan resolder & bersihkan pakai thinner Glosse. lalu nyalakan tv...treetzc...treeetzc ..keluar api biru dengan kerasnya dari tudung Anoda FBT yang menjalar ke gnd crt ( mungkin penyebab tr. H out menjadi jebol ), he...he...satu penyakit belum beres timbul gangguan yang lain , daripada bikin jebol tr.H out lagi langsung saja tak potong kabel anoda yang bocor karena sudah cacat sekalian ganti kopnya . dan setelah beres semua, coba onkan tv..,eealah... samimawon gambar seperti semula, sambil garuk-garuk kaki yang gatal di gigit nyamuk..lhoo... siang bolong gini kok ada nyamuk? ternyata bukan cuma manusia saja yang cari makan siang atau malam !

Sambil meneliti part-part sekitar vertikal, membolak-balik mesin tv dan sambil menunggu muncul ide... tiba-tiba sepintas tanpa sengaja melihat permukaan elko bagian atas agak kusam, C402 1000u/25v seri ke lilitan yoke vertikal padahal tadi sudah di cek, hasilnya bagus bahkan kalau di
bandingkan dengan elko (dari toko) tendangan jarum avometer 'ok banget', tapi tidak ada salahnya untuk coba ganti elko 1000u/25v, kan cuma iseng-iseng berhadiah sebelum memvonis ic vertikal bersalah...setelah pasang elko baru kemudian nyalakan tv ...Casszt...waau tiba-tiba layar terbuka penuh . he..he..rupanya keisenganku berbuah keberuntungan .

Sambil running tes tv, coba cek tombol panel tv...hmm sudah ngaco semuanya, saat tekan tombol < ch+ > yang muncul malah suara tambah besar lalu tekan tombol < v- > siaran program jadi pindah ke canel lain, akhirnya buka panel ganti micro swicth ch+, ch-, v+, v- .

Nyalakan tv sekali lagi cek canel dan volume, sekarang sudah normal kembali lalu observasi heatsink ic vertikal & tr. horisontal panasnya cukup terkendali, akhirnya perjuangan mengatasi penyakit tv ini sudah selesai dan perasaan lega campur senangpun berbaur jadi satu karena sebentar lagi gajian en...waktunya di tutup !!


Gejala kerusakan gambar normal tapi suara hilang pada Tv Polytron

TV POLYTRON: Gambar normal tapi suara hilang

Rabu, 23 Januari 2013

Dengan gangguan suara hilang tapi gambar normal pada Tv Polytron MinimaX type MX51323, sebelum dibuka casingnya coba tes dulu pakai VCD player ternyata selain gambarnya normal suarapun keluar dan bisa dibesar-kecilkan volumenya jadi kesimpulan awal adalah gangguan pada ic croma stv22..yang bermasalah di siaran canelnya bila pakai antena gambar tetap ada tapi suaranya hilangnya.

Untuk memudahkan pekerjaan harus dibongkar total, speaker kiri-kanan, panel tombol depan dibuka semua dengan tujuan supaya cepat dalam pencarian kerusakan.

Tampak kelihatan betul bekas jejak servisan dan masih segar timah yang kena solder karena baru seminggu selesai di reparasi tapi tidak berhasil menurut pemilik tv dan yang mengherankan yaitu type ic croma berubah menjadi STV2246H padahal biasanya STV2247H atau STV2286H ada kemungkinan diganti ic cromanya tapi biarlah itu tak menjadi soal yang penting bisa di ketemukan penyakit suara yang hilang

Pertama-tama mencoba telusuri jalur audio sambil di sentuh pakai telunjuk atau ujung probe tester dan pangkal probe di pegang agar efek suara dengung terdengar agak keras, ternyata semua baik-baik adanya mungkin yang dilacak jalur audio bagian AV he..he..jadi senyum sendiri.
Karena dapat job panggilan disore hari menjelang malam maka pribados keluarkan si KONTOSURYO alias loop atau kaca pembesar, setelah di teliti pin55 audio out jadi n.c (no connection / tidak terhubung)
waaduh jadi ribet nih urusan kalo harus ubek jalur audio, kayaknya bisa sampai pagi baru kelar.
Mau gugel dulu lewat hp si JADUL supaya dapat data pin ic croma, eeh..sinyalnya tenggelam timbul persis kepala orang sedang kelelep di kolam renang.
Lihat keatas atap rumah hmm... pantesan pakai seng atap rumahnya, yaa sudahlah pakai cara bendeng saja.

Akhirnya ambil elko 10u diselipkan pada pangkal probe tester sambil dipegang mau coba tes, siapa tahu masih berfungsi bagian out suara ic croma yang di n.c kan tersebut lalu kaki elko ditempelkan ke pin55 audio out kemudian ujung lancip probe tusuk ke in Ic Power Sound TDA2003A, sedikit kaget karena langsung speaker tv menjerit keras.

Ada titik terang, suara bisa keluar. Jujur saja sebetulnya masih bingung dengan jalur audio out karena pin55 tidak terpasang lantas pin berapa yang dipakai ? Sementara ada sebagian pin yang polos tanpa ada keterangan fungsi pada pin ic dan mbah gugel sinyalnya kurang bersahabat.

Sambil nyeruput kopi dan perlahan sedot rokok iseng ajalah selidiki jalur output audio pin55 ke ic tone kontrol AN5891K.
Ternyata di pin55 Ic STV 2246H ada titik kopel C330 yang tidak terpakai tapi ada kabel jumper warna merah terhubung ke C314.
Selama ini tidak terpikirkan bahwa Ic STV2247H audio out ada di pin11 sedangkan STV2286H outnya dipin55 jadi sebetulnya kedua ic tersebut punya 2 out audio cuma pada kenyataanya pin11 untuk STV2247H dan pin55 untuk STV2286H, anggaplah pin out yang di n.c kan itu sebagai serepnya.
Akhirnya tidak jadi ganti ic croma karena sudah bisa di atasi dengan mencabut kabel jumper dan ganti tancap elko 10u di C330.
Syukurlah bisa berhasil dengan selamat dan buat pelajaran kedepannya.

Mati total dan cara memodif Blok Regulator Tv Polytron

Tv Polytron Mati Total dan Cara Modif Blok Regulator
Mempunyai kasus Tv yang membuat hati kebingungan karena suku cadang untuk reparasi blok Regulator saja sudah tidak ada yang orisinil lagi, begitu pula dengan Dioda Zener IN4743 atau DZ 13V 2 Watt sulit dapat di pasaran... jadi menambah daftar pusing.. Disebabkan seringnya menangani Tv POLYTRON mati total, walhasil jadi berfikir ektra.
Alkisah mendapat job SERVIS TV PANGGILAN Polytron three in one nicam zweiton type P20125, gejalanya bila Tv dinyalakan, mendadak sontak stuk MCB PLN anjlok terus, tak ayal saat dicek FET sudah short ke Gnd bahkan pecah berikut part lainnya, dampaknya hingga sampai keluar Regulator dan transistor H out bisa ikut tewas.
Segera cek semua part Regulator seperti T506 H945, T507 A1015, T508 C1815, D520 OK tapi D521 short, optocouple karat, fuse putus, C507 10u/63V, C807 10u/160V hamil, R515 3,3Ω putus, jadi tampaknya sebelum FET rusak tegangan B+ sempat naik tapi syukurlah kali ini transistor H out selamat.
Setelah pemasangan part dan Dioda Zener D520 yang OK dipindah ke D521 karena tinggal satu sementara FET belakangan, ingin tes tegangan di titik G dan keluarlah sekitar 3,8V lalu pasang FET IRF830 sebagai persamaan, tidak lupa mencabut transistor H out untuk pengaman.
Tes tegangan B+ hanya keluar sekitar 20VDC, kembali perburuan, ketemulah ic KA431 short dan ganti. Tes lagi B+ tuust...lampu padam dan stuk MCB anjlok.. bersamaan dengan jarum tester melesat mentok melewati angka 250VDC dan tanpa bisa berbuat apa-apa sebab kejadianya sangat cepat... yaah alamat kerja bakti nih terpaksa mengulang dari awal lagi, cek FET IRF830, tr H945, D521 short lagi, dan ternyata setelah di ubek-ubek biang keladinya dari trimpot RT501 223 putus.
Kegalauanpun mulai hinggap karena ke 2 DZ D520 dan D521 sudah short walau sekarang semua part ready ok..termasuk FET IRF830 (cadangan) dan sudah tertancap.
Lama dalam kebinggungan coba-coba pelajari system Regulator pada mesin Tv Polytron yang pakai 1 ic keluarga HBT, maklumlah setiap ada panggilan bangke mesin-mesin Tv turut serta menemani kemana saya pergi dan tidak dipungkiri mereka sangat membantu atas keberhasilan saya dalam bekerja !!
Setelah di cermati, akhirnya timbul ide untuk memodif blok Regulator karena bila dibandingkan antara yang satu dengan yang lainnya hampir sama part dan cara kerjanya, hanya yang beda adalah pemakaian FET FS7UM ada metal pendinginnya di lengkapi 2 buah DZ 13V untuk break tegangan sedangkan FET 7N65C body plastik di lengkapi dioda IN5399 sebagai jalan buang arus.
Dengan menggunakan cara kerja FET 7N65C dan mencontek jalur buangan arus maka D521 dengan lilitan L508 diganti oleh dioda IN5399 pasang seri posisi katoda mengarah ke gnd serta D520 dikosongkan saja, abra...ka..dabra.. maka jadilah seperti Regulator Tv Polytron Ic Single dan kerjanya pun jadi mirip yaitu saat di onkan, start, diam sesaat kemudian Tv langsung nyala jadi ada jeda waktu sekitar 1~2 detik artinya tidak langsung start ketika di on (onkan Tv, b+ keluar 80V~100V, turun sedikit / lampu led nyala sebentar lalu start dan raster nyala). Ternyata eksperimen kecil-kecilan ini bisa sukses dan sekarang Tv bisa nyala serta gambarpun normal...tapiii pas kabel soket speaker di tancap..kok sepi ya ?! padahal volume suara sudah sampai digit 47, cek speaker : rusak sebelah kemudian pegang heatsink power suara..alaa mak puanas...mungkin akibat dari imbas tegangan B+ naik apalagi tidak di lengkapi sistem protek maka jadinya Ic TDA2030A ikut terbakar, langsung aja tak dhodholin ic suarane ganti 3 pcs.

Data part aktif :
  • IC STV 2247H
  • ST6388B1/MIC
  • TR H.OUT ST1803AHI
  • IC VERTIKAL TDA8174W
  • IC TONE AN5891K
  • IC SUARA TDA2030A STEREO
  • FBT FCM-20B061N
  • YOKE DSE-1992JL
  • SWITCH A/V TC4052BP
  • IC NICAM TDA9874AH
  • FET FS7UM
  • POWER RGB STV5111
  • TUNER 115-B-8054EP
Cara buka servis mode :
  1. Wajib ada Remote Kontrol yang berfungsi dengan baik
  2. Matikan Tv dari Remot Kontrol agar bisa standby
  3. Setelah lampu led nyala, tekan lalu tahan tombol MENU sampai raster menyala dan muncul display password rahasia
  4. Isikan angka dengan menekan tombol angka di Remote Kontrol sebanyak 4 digit
  5. Kode 1013
  6. Kode 1014


SERVICE 1013

H-SHIFT 29
V-SHIFT 6
V-AMPL 28
R-CUT 100
G-CUT 121
B-CUT 141
R-GAIN 34
G-GAIN 10
B-GAIN 50
R-DC 32
G-DC 32
APR 0

FACTORY 1014

OPTION 0 10011011
OPTION 1 10001110
OPTION 2 11000011
OPTION 3 00000010
IF FINE 152
IF COARSE 9
AGC 234
Y DELAY STAND
SECAM FILTER 0
NTSC FILTER 0
AVL ADJ 0
BASS MIX 0
Semoga bermanfaat.

Parameter Data Sheet tv Polytron

DATA SHEET TV POLYTRON MINIMAX Model MX5203R

Bagi yang membutuhkan silahkan di comot sob...

CODE 1014

OPTION 0   01000101   45H
OPTION 1   00010010   92H
OPTION 2   00001001   09H
OPTION 3   00001001   0DH
OPTION 4   00010000   10H
OPTION 5   00000000   00H
OPTLANG   00000001   01H
AGC GAIN   21H   33
HI AGC   27H   39
LO AGC   26H   38
WBCOL   32H   50
WBCON  64H  100
WBBRI  46H  70
Y-DELAY  07
BRTS  00H  00
V-BLK  08H  08
U-BLK  08H  08
V-SHIFT  00H  00
V-OSD  16H  22
H-OSD  23H  35

CODE 1013

H-SHIFT  08
H-BOW  04
H-PARA  07
S-COR  27
V-LIN  15
B-DRV 63
G-DRV  48
B-CUT  32
G-CUT  54
R-CUT  36
V-AMPl  36
VCEN  21

CODE1206

SCNT  0AH  10
CNTX  7FH  127
CNTC  40H  64
CNTN  00H  00
CNTD  7;FH  127
BRTX  2AH  42
BRTC  4CH  76
BRTN  20H  32
COLX  50H  80
COLC  3AH  58
COLN  0DH  13
COLP  3AH  58
COLD  40H  64
TNTX  3DH  61
TNTC  42H 6 6
TNTN  28H  40
ST3  1CH  28
SV3  22H  34
ST4  1CH  28
SV4  22H  34
SVD  19H  25
SHPX  1DH  29
SHPN  0AH  10
ASSH  06H  06
ABCL  00000001  01H
DCBS  00000111  07H
OSDA  00000011  03H
NOIS  00001111  0FH
NDTC  1FH  31
FLG0  01000100  44H
FLG1  00100000  20H
SYM  00010000  10H
VBLK  00000000  00H
VCD0  00011010  1AH
VCD1  00000001  01H
VLI  19H  25
VL25  53H  83
VL50  5FH  95
TCOL  10001011  8BH
BCOL  01110101  75H
STBG  02H  02
ST1  02H  02
STDK  02H  02
STM  02H  02
SSBG  00001110  0EH
SSI  00001110  0EH
SSDK  00001110  0EH
SSM  00000010  02H
SYNC  10000010  82H
HAFC  10000100  84H
ALC  02H  02
VOLCP  53H  83
MUTT  2DH  45
TINTPAL  3AH  58
DMP  00
HSBLK-SS  00000000  00H

CODE 1207

CTS  10H  16
FS SLV  C2H  194
FS CTR  88H  136
FS BVL  01H  01
FS BVH  02H  02
FS BUH  08H  08
FS-LOMIN  2AH  42
FS-HIMIN  0GH  06
FS-LOVL  64H  100
FS-HIVL  0EH  14
FS-LOVH  64  100
FS-HIVH  24H  36
FS-LOUH  3AH  58
FS-HIUH  47H  71
STEP TV  28H  40
SHP-PAR  4BH  75
SS100  10101101  ADH
SS80  10101000  A8H
SS60  11011110  DEH
SS40  01010100  54H
SS20  01001010  4AH
SS00  01000000  40H
F-LIMHI  40H  64
F-LIMLO  26H  38
ALGO  01H  01
BOST-H  4AH  74
BOST-L  2DH  45
DIV  01H  01
IF-MIN  3CH  60
IF-MAX  46H  70
BOSTER  01000111  47H
STV FMPS  00000010  02H
STV NCMPS  00000100  04H
STV AUXPS  00000000  00H
SVC CTRL  00010001  11H
Semoga bermanfaat...

Belajar Copy-Paste via Handphone

CARA COPY PASTE VIA HP NOKIA N70 SECARA OFFLINE
Banyak trik dan tips copypaste/salin tempel di lakukan para blogger yang tentunya punya tehnik masing-masing sesuai ilmu dan pengalaman. Copypaste/copas adalah salah satu cara yang dianggap penting, karena bisa menghemat waktu serta tenaga.
Walau banyak yang sudah faham dan bahkan sangat mahir tapi tidak sedikit juga yang belum mengerti bahkan tidak tahu sama-sekali tetapi sangat menginginkan copypaste. Bisa dipastikan blogger-blogger pemula pengguna hp yang merasa kesulitan mengaplikasi tutorial copypaste dari kalangan master senior karena berbagai kendala dan alasan, terutama jenis hp yang di pakai sangat menentukan keberhasilan suatu copypaste. Jangan khawatir saat ini browser- browser terkenal
seperti Operamini, Ucbrowser atau blog/situs dan yang lainnya menyediakan fitur copypaste sehingga netter bisa memilih dan menentukan konten mana yang paling cocok serta disukai untuk di jadikan senjata andalan. Dalam mempelajari copypaste dibutuhkan sedikit kesabaran, kali ini pribados sebagai penulis ingin sharing tentang cara copas by hp nokia n70 s602nd. Hp jenis ini ternyata support copypaste walau tidak mendukung JSR75 dan sulit dihack karena versi v2, menurut para master blogger.. ....Tehnik ini pribados persembahkan bagi pengguna s602nd saja karena pribados juga pakai jenis yang sama.....Jadi maaf untuk model/merk hp yang lain tidak tahu..?
Maklumlah pemalu eeh...maksudnya pemula dan gaptek pula. Nah inilah cara atau tehnik copas antar folder di hp secara offline dan juga sebagai latihan:
pertama-tama sobat hapus dulu semua sms di folder Olahpesan atau pindahkan data penting yang sengaja disimpan dalam folder tersebut ke hp yang lain,begitu pula pada catatan/notes mesti kosong tujuannya agar lebih cepat memahami tutorial ini. Lalu matikan sebentar hp sobat sekitar 2~3 menit dan setelah hidup lagi kemudian sobat buka :
menu
klik (pilihan) Olahpesan,
klik (pilih) buka,
klik (pilihan) pesanbaru,
klik (pilih) tulispesan
klik lagi (pilih) pesansingkat
Turunkan kursor untuk memulai buat teks baru, ketik apa saja pada kotak sms seolah-olah ingin mengirim pesan, contoh:
halo apakabar teman, lama tak jumpa ? Lalu teks yang sudah dibuat simpan di folder konsep,caranya :
klik (tutup)
disana akan ada perintah
simpan ke konsep,
klik lagi (pilih)
maka otomatis tersimpan, dan akan kembali pada tampilan
Olahpesan, gusur kursor
kebawah buka folder konsep
klik (pilih) buka,
klik (pilihan) konsep
tempatkan kursor diawal
kalimat, nah sekarang sobat
bisa salin/copy ke file catatan/notes.
Disinilah inti dari tehnik salin/copy, fitur copypaste bawaan hp s602nd ini dapat sobat gunakan sekarang, tekan dan tahan tombol gambar pensil sampai muncul 'salin' di kiri kemudian tekan tombol navigasi kanan untuk memajukan highlight kursor yang menyorot teks hingga selesai klik tempel/paste.
menu
klik (pilihan) Alatkantor,
klik (pilih) buka,
klik (pilihan) catatan/notes,
klik (pilih) buka,
klik pilihan catatanbaru,
setelah terlihat kertas kosong,
tekan dan tahan tombol
gambar pensil sekali lagi untuk tehnik tempel/paste kedalam
catatan/notes,
tekan tombol navigasi kanan
untuk memunculkan teks yang tersimpan di konsep, kalau sobat mau cepat tekan tombol navigasi bawah saja setelah itu
klik tempel
klik selesai.
Maka sobat sudah berhasil melaksanakan copypaste,ok sob...sekian dulu share tentang trik copy- paste dengan menggunakan hp bawaan s602nd ini.
Semoga bermanfaat !

Tv Polytron : berawal dari kerusakan mati protek berlanjut pada raster gelap

Panggilan servis kali ini benul-betul bikin puyeeng banget..... bayangkan berawal dari kerusakan mati protek berlanjut ke raster gelap gulita sedangkan suara menggelegar normal.
Saat mendatangi rumah klien, tv Polytron DIVA type PS5223 sudah nongkrong selama 2 minggu dengan gejala mati protek, lampu standby nyala terus dan tak bereaksi bila tekan tombol power di Remot atau tekan tombol CH+ panel tv, led tetap melotot dengan gagahnya.

Dengan menunjukkan sikap tenang dan pasang wajah serius (biar dibilang montir prof...oleh empunya tv, he..he..dan jaga imeg dikitlah) keluarkan alat tempur yang di bungkus tas lusuh, pekerjaanpun dimulai dengan penyolderan pada bagian hot/panas dulu yaitu blok Vertikal, Horisontal dilanjutkan ganti elko C401 1u/50v ganti nilainya dengan 2,2u/50v, R517 180Ω terlihat sudah hangus ganti dengan 1,5kΩ, nilai resistor & elko tersebut saya anggap sebagai angka yang ideal karena sudah terbukti 100% ampuh mengatasi gangguan mati protek yang sering menghinggapi tv Polytron pada ic singel keluarga HBT yang justru kerusakan terjadi pada jalur proteknya itu sendiri dan bukan dari blok yang diawasi yaitu bagian Vertikal terutama kerja ic LA, AN, STV atau TDA tapi di lain kasus bisa berbeda dengan gejala yang sama.

Setelah semuanya dianggap aman terkendali dan siaga penuh lalu tv pun di onkan creetz..cessz... lampu led nyala sebentar kemudian padam seiring dengan itu jarum meter bergerak naik menuju angka 80vdc, diam sejenak langsung melesat ke 115vdc.
Mesin tv sudah bisa bekerja dan tidak protek lagi tapi, lamaa.. ditunggu layar tak kunjung nyala sedangkan lampu heater terang begitu pula cek tegangan RGB, Screen/G2 tampak normal, coba naikan potensio Screen FBT muncul raster polos warna merah tipis dan dibarengi garis blangking horisontal mulai dari atas sampai bawah, tekan tombol Menu dengan Remote Kontrol untuk membuka display Menu ternyata tidak muncul, tapi coba tes pakai DVD Player terdengar bunyi lagu dengan suara cetar membahana tanpa gambar.

Cek tegangann Abl FBT ada 8,5v diteruskan ke T205 A1015 emitor 8v, basis 7,5v dan kolektor 4v, padahal kalau di crosscek dengan model MX yang kebetulan ada 2 garapan sekaligus di T205 kolektor outnya 0 volt maka pin mute ic HBT akan 0 volt juga.
Petualanganpun dimulai lagi semua part yang mencurigakan dari Mt, mute, swicth AV sampai bagian drive Sound dan Vertikal serta tidak lupa ganti ic eeprom (memori) karena jalurnya punya keterkaitan dengan Abl tapi hasilnya nihil besar.

Tak terasa 3 jam bergelut pinggang jadi kaku dan otak pun harus di recharge, sambil nyeruput kopi & menghisap rongko menganalisa banyak kemungkinan/kesalahan supaya bisa menyingkap tabir yang menyelimuti raster, terbangun motivasi ketika memperhatikan AVO meter yang tergeletak diam membisu, mata langsung tertuju pada terminal Cok Output (Colokan Probe) yang seringkali terlupakan, dibawah Cok tersebut ada Kapasitor yang berfungsi mendeteksi khusus Sinyal Ac Gambar.
Cabut dari terminal (+) lalu pindahkan probe merah keterminal Output dan arahkan selektor ke 50vac.

Hidupkan tv kembali, mulailah mencacah disepanjang jalur Abl, pas pada titik katoda D803 ternyata raster bergetar nyala dan tampaklah logo Polytron yang masih tidak singkron, tusuk di titik R810 yang menuju pin Abl FBT raster tetap gelap, tusuk lagi di titik anoda D204 layar nyala, lalu tusuk dititik katoda D201 tidak keluar raster. Sambil garuk-garuk kepala, jadi merasa aneh sebenarnya katoda D201, anoda D204 dan katoda D803 adalah 1 jalur yang mendapat suplay Vcc +12v langsung dari C503 1000u/16v Regulator Sekunder yang notabene sebagai penyuplai utama Vcc +5va, +5vd & +8v tapi yang bisa mengeluarkan raster hanya pada titik katoda D803 & titik anoda D204 untuk suplai T205, sedangkan D803 adalah pemisah antara Vcc +8v dengan B+115v melalui R808, R809 menuju Abl.

Coba pindahkan/naikkan selektor ke 250vac lalu tilik ulang katoda D803, layar tampil dengan sempurnanya, tanpa pikir panjang ambil kapasitor milar/keramik nilainya 104 pasang paralel pada dioda D803, onkan tv kemudian tes ulang pakai DVD Player serta sekalian pasang cuk antena, akhirnya gambarpun bisa normal kembali.
Semoga bermanfaat.

Follow by Email

Label

Mengenai Saya

Dompu, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Saya orang biasa yang ingin mengenal blogger dan mengelola Purnama Elektronik Blogspot ini untuk menambah wawasan serta berbagi pengalaman dalam dunia reparasi TV, agar punya motivasi kuat untuk berkarya & menjadi lebih baik dari sebelumnya. Berawal dari Hp N-70 lalu dikenalkan oleh teman tentang internetan via seluler dan bisa eksis sampai sekarang. Setiap artikel yang di posting selain untuk berbagi, di dedikasikan arsip kerja dari pengalaman dan dari narasumber lain sebagai pelengkap. Tidaklah menampik bila saatnya nanti memiliki sebuah perangkat Laptop tentunya jadi sangat baik karena proses pembelajaran akan mudah dan lancar.. Materi artikel apapun yang di posting di blog Purnama Elektronik ini, semata-mata hasil dari jerih payah pribadi yang tentunya banyak di support oleh teman, sahabat, kenalan dan para MASTER BLOGGER serta keluarga tercinta.